Posts

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gelar Acara Jumat Curhat Bersama Di Kelurahan Kalibata Jakarta Selatan

Kabaharkam Polri Sebut Polisi RW Praktik Kedekatan Aparat dan Masyarakat di Akar Rumput YOGYAKARTA - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran menyebut Polisi RW hadir sebagai wujud praktik pemolisian modern yang bermuara dari hulu yaitu pencegahan kejahatan melalui pendekatan nyata dengan masyarakat. Menurut dia Polisi RW adalah semua anggota kepolisian yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal, bukan hanya bhabinkamtibmas seorang. Mereka akan menjalankan fungsi polisi RW di tempat mereka tinggal saat ini. Bila ada anggota yang sedang tugas di lain kota, maka ia akan menjadi Polisi RW di tempat tinggal ia bertugas atau berdinas. Para Polisi RW diharapkan minimal seminggu sekali, dapat berkomunikasi, menjalin silaturahmi, menjadi kawan, jembatan, komunikator, fasilitator serta tempat curhat bagi warga di sekitar tempat tinggalnya, untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan ketidaktertiban dalam masyarakat. "Sesuai arahan Bapak Kapolri, yang menekankan bahwa polisi harus dekat dengan masyarakat dan bersifat humanis. Maka ketika saya diamanahkan memimpin Jakarta, saya berupaya menjalankan perintah tersebut melalui beberapa program yaitu Kampung Tangguh Jaya, Vaksinasi Merdeka, Street Race, ADA Polisi, hingga malam pelayanan," kata Fadil saat menghadiri apel pembentukan Polisi RW di Polda DIY, Rabu (17/5/2023). Menurut Fadil dari keseluruhan program tersebut yang menjadikan anggota dekat, kenal bahkan akrab dengan warga, berbagai aksi kejahatan dapat dicegah, bahkan diturunkan angkanya seperti kejahatan jalanan, tawuran hingga 49%. "Perjalanan dari pembentukan berbagai program Inilah yang kemudian menjadi embrio lahirnya Polisi RW di Jakarta, yang kemudian diapresiasi oleh Kapolri, untuk kemudian secara bertahap dijalankan secara nasional," ungkap mantan Kapolda Metro Jaya itu. Fadil menjelaskan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa salah satu praktik pemolisian yang terbukti mampu mengurangi praktik kejahatan, menumbuhkan kepuasan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik pada aparat ialah pemolisian komunitas (community policing), yang berorientasi pada kedekatan polisi kepada masyarakat. Dampak positif dari best practices pemolisian komunitas inilah yang juga dirasakan dampaknya di Indonesia, yang kemudian mewujud dalam program Polisi RW. “Bila ditanya, apa itu Polisi RW, maka saya akan mengawali dengan mengajukan pertanyaan apakah teman-teman selama ini pernah mengenal seorang polisi di lingkungan tempat tinggal teman-teman? bahkan dekat dan akrab dengan polisi? Kalau jawabannya tidak, inilah mengapa Polisi RW kami bentuk. Polisi, sebagai bagian dari negara, seyogyanya hadir untuk melihat, mendengar dan melakukan pelayanan yang fokus pada upaya pencegahan kejahatan serta pelanggaran kamtibmas terjadi di masyarakat,” tambah Fadil yang telah 20 tahun sebagai anggota Polri banyak berkarir di Jakarta. Lebih jauh Fadil menjabarkan proses Polisi RW mulai bertugas. Setiap wilayah kata dia, seperti Yogyakarta, Bandung, akan melakukan analisa, pemetaan, secara bertahap yang kemudian memilih kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk ataupun catatan aduan kamtibmas yang tinggi. "Sebagaimana arahan Bapak Kapolri, saya akan terus turun ke bawah, melakukan berbagai evaluasi dan inovasi agar program ini tidak menjadi program lip service ataupun seremoni semata,” tutup Fadil.

Kapolda Metro Dampingi Pangdam Jaya Sambut Kedatangan Satgas Pamtas Papua Yonif 203/AK

Ditbinmas Polda Metro Jaya Giat Suling dan Serahkan 100 Paket Sembako di Masjid As Syukur

Amankan Jakarta, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan*

Kapolda Metro Olahraga Bersama Jajaran Brigif Mekanis 1 Jaya Sakti Jakarta Timur

Kapolda Metro Cek langsung Alusista dan Rantis Brimob Polda Metro Jaya. Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto pimpin apel pengecekan pasukan dan alusista Sat Brimob Polda Metro Jaya di Lapangan Sat Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang guna mempersiapkan keamanan kamtibnas pada, Senin (8/5/2023). Dalam sambutannya Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa Sat Brimob Polda merupakan salah satu satker yang memiliki kekuatan pasukan yang besar di Polda Metro Jaya. "Sekitar 2.340 personel termasuk PNS Polri, dimana terdapat ini masih jauh di bawah standar DSP yaitu ada kekurangan sebanyak 875 personel, Untuk itu agar penggunaan kekuatan dilaksanakan secara efektif dan efisien." kata Karyoto dalam amanah Apel. Lanjutnya, Karyoto juga menyampaikan agar seluruh personel selain dari kelengkapannya yang harus disiapkan namun juga harus menyiapkan mental serta fisik yang bagus. " Brimob memiliki fungsi yang sangat vital yaitu melakukan tugas-tugas operasional guna mengatasi gangguan kamtibmas seperti penanganan terorisme, penanganan kerusakan, penjinakan bom dan lain sebagainya sehingga kecepatan pergerakan pasukan Brimob menjadi kunci penting dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas." jelasnya. Tak hanya itu, Kapolda juga menegaskan kepada seluruh personel agar menjadi polisi yang bisa menjadi tauladan bagi masyarakat dengan menjalankan tugas sesuai dengan SOP, dan dirinya juga tidak memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat Narkoba dan Tindak Pidana (seperti Judi Online, Penganiayaan, dsb)." tegasnya. " Hindari segala bentuk pelanggaran dengan cara mematuhi setiap aturan atau sop terhadap tugas-tugas yang dihadapi di lapangan karena pada era digital era internet satu jepretan kamera atau satu syuting dari video kamera handphone bisa meruntuhkan prestasi yang tidak dibangun dengan mudah maka dari itu betul-betul dari setiap individu kalian adalah membawa nama baik kesatuan lebih lagi ketika sedang bertugas harus menjaga betul perilaku dan tentunya pada saat kita berinteraksi di masyarakat lebih khusus dalam pelaksanaan tugas." tegasnya. Karyoto juga menjelaskan akan peran penting dari komandan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian anggota untuk melakukan evaluasi perlengkapan perorangan dan kendaraan dinas yang dimiliki oleh Sat Brimob, sehingga dapat berfungsi dengan baik guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan dengan optimal. "Perlengkapan perorangan dan kendaraan dinas yang masih berfungsi agar dijaga dan dirawat, bila terdapat kerusakan ringan agar segera dilaksanakan perbaikan agar tampilan personel di lapangan semakin baik." jelasnya. Kapolda sangat berharap kepada seluruh personil lebih khusus Brimob jaga diri apapun permasalahan sekecil apapun segera laporkan sehingga tidak meluas, yang kecil bisa kita hilangkan yang besar kita rendam menjadi kecil dan akhirnya kita hilangkan permasalahan-permasalahan itu “Di tahun politik ini sudah mulai banyak mungkin orang-orang yang berupaya mengadu domba kekuatan TNI dan Polri dan kita tahu kekuatan TNI dan Polri adalah tulang punggung backbone negara sehingga jika tidak kompak dengan TNI, ini awal kehancuran dan selanjutnya yang paling penting mari kita tunjukkan keseriusan kita kecintaan kita kepada negara dan bangsa ini dengan cara melaksanakan tugas sebaik-baiknya” tutupnya

Apel Gelar Pasukan, Kapolri dan Panglima Tegaskan TNI-Polri Bersinergi dan Solid Amankan KTT ASEAN

Cek 91 Command Center, Kapolri Tegaskan Siap Amankan KTT ASEAN di Labuan Bajo

Polda Metro Jaya Silaturahmi Bersama Pimpinan Ormas dan Para Mahasiswa

Polres Jakbar Bongkar Gudang Penyimpanan 37 Juta Butir Obat Terlarang, Nilainya Hampir Rp 500 M

Pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Polri Siapkan 2.627 Personel dan 8 Satgas

Anggota Polsek Pesanggarahan Jakarta Selatan Meninggal Dunia dalam tugas Operasi Ketupat Jaya 2023